Pentingnya Klausul Arbitrase dalam Kontrak Bisnis
Penyelesaian sengketa yang cepat, tertutup, dan ditangani oleh ahli industri menjadikan arbitrase pilihan utama kontrak komersial.
Tim Litigasi Michael, Antonius & Co
Litigation & Dispute Resolution Division
Gambar artikel akan ditampilkan di sini
Saat merancang kontrak bisnis, bagian penyelesaian sengketa (dispute resolution clause) sering kali kurang mendapat perhatian. Padahal, pilihan forum penyelesaian sengketa sangat menentukan biaya, waktu, dan kerahasiaan saat terjadi perselisihan di kemudian hari.
Kelebihan Arbitrase Dibanding Pengadilan
- 1Kerahasiaan Terjamin: Berbeda dengan sidang pengadilan negeri yang terbuka untuk umum, proses arbitrase bersifat tertutup dan rahasia.
- 2Keahlian Arbiter: Para pihak dapat memilih arbiter yang memiliki keahlian khusus di bidang industri yang disengketakan (misal: konstruksi, teknologi, atau keuangan).
- 3Waktu Penyelesaian Terukur: Putusan arbitrase umumnya lebih cepat dan bersifat final serta mengikat (final and binding), sehingga tidak ada proses banding panjang.
Cara Menyusun Klausul Arbitrase yang Sah
Pastikan klausul arbitrase mencantumkan lembaga arbitrase yang dipilih (seperti BANI atau SIAC), hukum yang berlaku (governing law), bahasa yang digunakan, serta jumlah arbiter. Klausul yang tidak jelas (pathological clause) justru dapat memicu sengketa baru.
Butuh pendampingan hukum profesional?
Tim Law Firm kami siap membantu Anda dengan strategi hukum terbaik.